Meskipun membuat slide presentasi dengan Adobe Flash CS3 lebih susah dibandingkan dengan Microsoft Power Point, namun membuat slide presentasi dengan Adobe Flash CS3 dapat menghasilkan slide presentasi yang lebih menarik dan lebih dapat memberikan banyak manfaat. Dengan Adobe Flash CS3 kita dapat menggunakan dasar pembuatan slide presentasi ini untuk membuat jenis presentasi-presentasi lain yang dapat ditambahkan animasi yang lebih lengkap dan menarik.
Berikut contoh langkah-langkah pembuatan slide presentasi dengan Adobe Flash CS3
Untuk memulai menggunakan Adobe Flash CS3 pilih Create New Flash Slide Presentation
Pada tampilan awal secara otomatis di sebelah kiri stage sudah terdapat 1 slide. Karena kita akan membuat 6 slide presentasi, maka kita tambahkan 5 slide lagi dengan mengeklik tanda (+) atau klik kanan pada slide1 kemudian Insert Screen.
Jika ingin digunakan background yang sama untuk semua slide, maka Anda gunakan background pada panel Properties dan tidak perlu menggunakan layer khusus background.
Pada tutorial ini, digunakan background yang berbeda untuk beberapa slide. Buat layer background, kemudian gunakan Rectangle Tool, pilih warna sesuai dengan keinginan Anda.
Jangan lupa untuk mengunci layer background agar tidak bergerak ketika kita mengedit pada objek-objek yang terdapat pada slide. Untuk mengunci, Anda klik gambar di sebelah kanan teks background.
Tambahkan 3 layer dan beri nama: teks_1, dan teks_2 , pada layer teks_1 buat teks: “EKONOMI KELAS XI” sedangkan pada layer teks_2: “KEBIJAKAN FISKAL” . Ubah masing-masing teks menjadi Movie Clip dan tambahkan animasi Motion Tween, sehingga bentuk layer menjadi seperti berikut:
Keterangan:
a Untuk layer background perlu ditambahkan frame sampai dengan frame 25. Sebaiknya Anda ubah background menjadi Graphic (F8).
b. Layer teks_1: frame 1 sampai dengan frame 20 digunakan untuk menggerakkan
teks_1 dari luar stage ke tengah-tengah stage dengan Motion Tween. Frame 21sampai frame 30 adalah animasi Motion Tween dengan teks_1 mengecil.
c. Layer teks_2: dimulai dari frame 20, setelah teks_1 sampai tengah-tengah stage dan
di tambahkan Motion Tween sampai frame 30.
Tambahkan 1 layer dan beri nama action, Insert Keyframe (F6) pada frame terakhir (30) dan
tekan F9 untuk ke layar Actions dan tambahkan script stop(); untuk menghentikan animasi.
Tambahkan 1 layer dan beri nama tombol, kemudian buat atau masukkan tombol next dari Library. Tombol ini digunakan untuk menuju ke slide berikutnya (slide 2). Anda juga dapat menambahkan efek suara pada tombol.
Klik tombol, plih menu Window Behaviours (Shift+F3). Setelah itu klik tanda (+) di kiri atas, pilih Screen dan klik Go to Slide.
Pilih presentation dan klik slide2. Sebenarnya Anda dapat memilih submenu Screen Go to
Next Slide secara langsung. Namun tujuan agar tidak memilih langsung mengunakan Go to
Next Slide adalah supaya Anda dapat memilih slide yang dituju tidak hanya slide berikutnya,
karena hal ini untuk mengantisipasi jika Anda ingin menuju slide sembarang.
Slide presentasi akan lebih menarik jika Anda berikan efek transisi, caranya: pilih slide 1 >
klik menu Window > Behaviours (Shift+F3) > klik tanda (+) Screen Transition.
Keluar kotak dialog dan pilih efek Fade.
Tambahkan 1 layer lagi beri nama bintang buat banyak bintang letakkan di seluruh stage.
Tambahkan keyframe (F6) sampai dengan frame 11, setelah itu pilih bintang dan
ganti warna menjadi merah. Tambahkan keyframe (F6) sampai dengan frame 21 ganti warna menjadi putih tambahkan keyframe (F6) sampai dengan frame 30 ganti warna menjadi kuning
Untuk mengecek tombol yang dibuat berfungsi atau tidak, Anda dapat melakukan test movie
(Ctrl+Enter).
Selanjutnya kita bekerja pada slide 2, dengan Rectangle Tool buat background beri warna hijau, kemudian kunci background.
Berikut ini adalah susunan layer dan urutan animasi pada slide 2:
Keterangan:
a. Layer background dibuat sampai dengan frame 30.
b. Pada layer teks_1 buat teks: “KEBIJAKAN FISKAL”. Ubah teks menjadi tombol atau Button (F8) dan beri efek pada tombol. Berikan efek Motion Tween sampai dengan frame 10, yang bergerak dari luar stage atas ke stage bagian atas. Setelah itu tambahkan frame sampai dengan frame 30.
c. Pada layer teks_2 buat teks: “Pengertian Kebijakan Fiskal”. Ubah teks menjadi tombol atau Button (F8) dan beri efek pada tombol. Berikan efek Motion Tween dari frame 10 sampai dengan frame 20, yang bergerak dari sebelah kiri luar stage ke tengah tengah stage.
d. Pada layer teks_3 buat teks: “Pengertian Pajak”. Ubah teks menjadi tombol atau Button (F8) dan beri efek pada tombol. Berikan efek Motion Tween dari frame 20 sampai dengan frame 30, yang bergerak dari sebelah kanan luar stage ke tengah tengah stage.
e. Pada layer action, tambahkan keyframe (F6) pada frame 30, kemudian berisi scipt stop(); pada frame 30 (F9).
f. Pada layer tombol, buat frame sampai dengan frame 30, kemudian masukkan tombol dari Library. Tombol ini digunakan untuk menuju ke slide slide sebelumnya (slide 1). Pilih tombol klik menu Window Behaviors (Shift+F3). Klik tanda (+) di kiri atas Screen Go to Slide. Pilih presentation slide1.
Klik pada tombol di layer teks_2 kemudian pilih menu Window Behaviors (Shift+F3). Klik tanda (+) di kiri atas Screen Go to Slide. Pilih presentation slide3.
Berikut kotak dialog untuk tombol_1.
Dengan cara yang sama lakukan pula untuk tombol pada layer teks_3 dan teks_4. Hanya saja tombol pada layer teks_3 menuju ke slide 4 sedangkan tombol pada layer teks_4 menuju ke slide 5. Anda dapat melakukan test movie (Ctrl+Enter) untuk mengecek apakah tombol yang dibuat sudah dapat berfungsi atau belum.
Selanjutnya kita bekerja pada slide 3. Slide 3 merupakan submenu Animasi Dasar. Untuk background pada slide 3 sampai dengan slide 5 sama dengan slide 2. Agar sama, maka kita Copy background yang ada pada slide 2. Buka terlebih dahulu kunci yang ada pada layer background slide 2. Kemudian klik layer background frame 1 pada slide 2 Copy (Ctrl+C) Paste (Ctrl+V) pada layer 1 frame 1 slide 3 atau Paste in Place (Ctrl+Shift+V) agar letak objek tidak berubah. Ubah nama layer menjadi
background.
Berikut ini susunan layer pada slide 3:
Keterangan:
a. Layer background dibuat satu frame saja dan kunci layer.
b. Layer teks, berisi : " Kebijakan fiskal adalah kebijakan yang dikeluarkan pemerintah yang berkaitan dengan pendapatan dan pengeluaran negara, di Indonesia, hal ini terkait dengan APBN
( Anggara Pendapatan dan Belanja Negara).
Kebijakan fiskal bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara optimal. Kebijakan fiskal sangat berhubungan dengan pemasukan atau pendapatan negara,"
c. Dalam layer tombol terdapat dua tombol yaitu tombol untuk menuju slide 2 dan tombol untuk menuju slide 4. Gunakan Behaviors pada langkah ini.
d. Tambahkan efek Blinds pada slide 3. Caranya: Pilih slide 3 > Window > Behaviors > keluar kotak dialog dan pilih Blinds.